Kamis, 23 Juni 2016

Cleopatra Sang Ratu Mesir

Disamping hobi makan, saya sangat menyukai sejarah..ini berawal sewaktu masih di bangku SMP saya memiliki guru sejarah yang bagus banget cara mengajarnya. Namanya Ibu Nurul Hidayati. Beliau sangat bersemangat dan pintar membuat pelajaran sejarah menjadi menarik. Sejarah bukan untuk dihafal, tapi untuk dipahami dan dirasakan. Ketika beliau menyampaikan materi tentang kehidupan pra sejarah, saya seolah-olah diajak ke masa lampau dan merasakan bagaimana kehidupan pra sejarah yang bertahan hidup dari berburu, menangkap ikan, dan meramu. Pokoknya amazing sekali, imajinasi kita ikut menikmati setiap gambaran suasana maupun karakter tokoh yang beliau sampaikan. 

Kebetulan saya termasuk tipe audio visual learner, jadi saya masih ingat betul gestur dan gaya bicara beliau ketika mengajar, bahkan dulu saya suka menirunya ketika mengulang kembali pelajaran yang beliau sampaikan. Dan hasilnya jadi mudah hafal materi dan tidak gampang lupa. Mudah-mudahan saat ini Bu Nurul dalam keadaan sehat dan bahagia selalu..aamiin...

=================================

Karena suka sejarah, maka kali ini saya akan menulis tentang salah satu tokoh sejarah yang sangat masyur, dialah Cleopatra.
Patung gambaran wajah cleopatra
Siapa yang tidak kenal Cleopatra, sosok wanita dari mesir yang mencatatkan diri sebagai wanita berpengaruh dan menjadi simbol kecantikan wanita sampai sekarang. Hobinya merawat diri dengan aneka lulur dari mutiara dan tanaman rempah. Berhias dengan memberi celak di mata dan pewarna di bibir sudah menjadi kebiasaannya.

Bahkan gaya rambutnya pun sempat menjadi trend juga..Tapi, siapa sangka dibalik kecantikan, kharisma, dan kesukaannya merawat diri, terdapat sifat dan kepribadian yang keji, sehingga dia menjadi salah satu tokoh dunia yang masuk dalam orang-orang berperangai buruk.

Paling tidak itu informasi yang saya dapatkan ketika menonton serial di History Chanel yang berjudul Ancient Behaving Badly, yang menceritakan tentang perangai buruk orang-orang di masa lampau yang tergolong ekstrem.

Film itu merupakan film dokumenter, yang dikumpulkan dari berbagai sumber yang kemudian dianalisis oleh ahli sejarah berdasar peninggalan yang ada dan dilakukan analisa kejiwaan oleh ahli jiwa.  Rata-rata di film tersebut digambarkan, bahwa tokoh yang ada dalam cerita memiliki perangai yang buruk, keji, serakah, dan menghalalkan segala cara agar tetap berkuasa. Masuknya cleopatra sebagai satu-satunya perempuan, bersama dengan tokoh lain seperti Hannibal, Caligula, Iskandar Agung, Atilla, Julius Caesar, dan Gengis Khan cukup membuat saya kaget.  Tidak menyangka kalau Cleopatra yang mendunia itu termasuk 8 tokoh berperangai sangat buruk, yang mengarah ke kepribadian psikopat. Film itu terdiri dari 8 episode, setiap episode menceritakan 1 tokoh.

Dalam film itu diceritakan bagaimana seorang Cleopatra demi meraih kekuasaan tega melakukan berbagai cara,mulai dari menikahi adik kandungnya (meskipun dalam sebuah sumber dikatakan bahwa praktik insest di Mesir pada masa lalu adalah hal yang biasa dilakukan, karena mereka adalah keturunan dewa, yang hanya boleh menikah dengan sesama keturunan dewa),  membunuh adik dan saudaranya sendiri sampai menggunakan "potensinya" sebagai wanita untuk menundukkan lawan-lawannya,  diantaranya dengan menjalin hubungan asmara dengan Julius Caesar dan Mark Anthony, pasca Julius Caesar terbunuh. Semua dilakukan agar kekuasaannya di Mesir semakin kuat karena ada dukungan dari penguasa Romawi.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa sebenarnya Cleopatra adalah nama gelar yang diberikan secara turun-temurun.  Cleopatra yang biasa kita kenal ini adalah cleopatra VII. Dia sebenarnya bukan asli dari Mesir, tetapi berdarah Yunani-Macedonia.  Namun karena kemasyurannya, nama Cleopatra ini kemudian menjadi semacam trademark untuk ratu cleopatra VII ini yang nama aslinya Thea Philopator.

Gambaran cleopatra di relief bangunan di Mesir, Cleopatra digambarkan cantik

Meskipun dalam film itu Cleopatra diceritakan sangat keji, Cleopatra sangat dicintai dan dipuja rakyatnya. Banyak patung-patung dan ornamen Mesir yang menggambarkan kecantikannya. Ini bertolak belakang dengan gambaran Cleopatra di koin uang romawi yang terlihat buruk dan jauh dari rupawan. Mungkin penggambaran yang ada di mata uang Romawi itu adalah gambaran ketidaksukaan orang Romawi kepada Cleopatra yang memang musuh dari kerajaan Romawi. Jadi itu adalah semacam ejekan.

Gambaran Cleopatra di.koin uang Romawi, hidungnya bengkok

Akhir hidup Cleopatra sendiri cukup tragis, dimana dia bunuh diri dengan membiarkan seekor ular kobra yang menjadi salah satu lambang kerajaan mesir, untuk menggigitnya. Itu dia lakukan karena Mark Anthony yang selama ini melindunginya tewas bunuh diri karena mendapat informasi keliru yang nengabarkan kalau Cleopatra sudah tewas. Selain itu upaya Cleopatra merayu Oktavian yang telah berhasil menaklukan mesir mengalami kegagalan. Karena tidak mau tunduk terhadap Romawi inilah akhirnya Cleopatra mengahiri hidupnya sendiri diusia yang masih tergolong muda, 39 tahun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar