Minggu, 09 Desember 2018

Kenali Narkoba dan Bahaya Penyalahgunaannya

Saya ingat sekali,  bagaimana gantengnya tetangga saya yang bernama Rudi. Wajah tampan yang jarang dijumpai di kampung kami.  Hidung mancung, kulit putih, cukup menjadi alasan Rudi menjadi idola. Bahkan saya dulu sering mencuri pandang ke arahnya.  Sayang yang dicuri pandang cuek saja.. 😑

Waktu berlalu demikian cepat. Selepas saya lulus SMP, kira-kira tiga tahun kemudian secara tidak sengaja saya bertemu lagi dengan Rudi di acara kampung.  Saya pangling sekali. Dia terlihat kurus dan matanya cekung. Bibirnya terlihat hitam, mungkin karena banyak menghisap rokok. Tidak cuma itu saja, bicaranya juga terlihat ngelantur. Informasi yang saya dapat dari seorang kawan,  Rudi sering mengkonsumsi pil koplo. Pil yang belakangan saya tahu termasuk dalam deretan obat-obatan psikotropika.

Perubahan wajah akibat penyalahgunaan narkoba (doc BNNK Sleman) 
Kata teman yang kebetulan rumahnya berdekatan dengan rumah Rudi, dia menjadi seperti itu semenjak ibunya meninggal dunia. Rudi menjadi kehilangan pegangan, dan salah memilih pergaulan. 

Ingatan itu terbawa sampai sekarang,  betapa sebuah pil kecil dapat mengubah orang secara fisik dan mental. Rudi yang dulunya ganteng, pintar dan menjadi idola,  berubah menjadi cowok yang kurus, tidak terurus, dan tidak nyambung kalau diajak ngobrol. Akibatnya orang menjadi takut dan malas untuk menyapa, karena sorot matanya terlihat berbeda. 

Pendapat yang menyatakan narkoba dan psikotropika dapat memecahkan masalah itu hanya mitos semata.  Yang benar justru narkoba dan psikotropika akan menambah masalah yang imbasnya tidak hanya ke pengguna saja tapi juga ke keluarga dan lingkungannya. 

Efek kecanduan adalah pemicunya.  Demi mendapatkan barang yang diinginkannya, pemakai biasanya melakukan berbagai cara.  Termasuk melakukan tindakan yang melawan hukum seperti mencuri,  atau merampok. Dan ngerinya lagi dari pengguna dia bisa menjadi pengedar yang akan mencari mangsa anak muda di sekitarnya untuk menjadi pengguna juga.  

Untung untuk kasus Rudi dia segera tertangani. Keluarga kemudian membawanya ke sebuah pesantren untuk direhabilitasi. Dan kabar terakhir dia sekarang turut menjadi pengajar di sana.  

Saat ini saya sudah menjadi ibu,  tentunya kekhawatiran tentang bahaya penyalahgunaan narkotika dan psikotropika semakin besar.  Saya takut bila lengah,  anak saya ikut terkena juga.  

Apalagi sekarang pengedar semakin lihai menyamarkan barang-barang haram itu ke dalam makanan dan minuman yang biasa dikonsumsi dan disukai anak-anak. Pernah ada temuan dari aparat adanya brownies dan permen yang disinyalir mengandung zat berbahaya tersebut.  Memang target para pengedar adalah anak-anak muda yang nantinya menjadi penerus bangsa.

Berbagai kemasan narkoba
(doc. BNNK Sleman) 
Data yang ada menunjukkan usia paling muda yang terpapar zat berbahaya ini adalah SD sedang paling tua berumur 59 tahun. Ini mengindikasikan penyalahgunaan narkoba dan psikotropika bisa menyasar siapa saja.  Sehingga penting bagi kita untuk tahu bagaimana cara pencegahannya. 

Forum Komunikasi Anti Narkoba Bagi Netizen bersama BNN
Beruntung sekali, pada hari Rabu 5 Desember 2018, BNNK Sleman menyelenggarakan Forum Komunikasi Anti Narkoba Bagi Netizen, bertempat di Innside Hotel Jogja. Dan saya berkesempatan mengikutinya. 

Acara tersebut bertujuan untuk mengajak netizen khususnya blogger untuk turut membantu menyebarluaskan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba sebagai salah satu langkah preventif menekan angka pengguna narkoba ilegal di masyarakat khususnya Jogja.

Para peserta diskusi
(doc BNNK Sleman)
Acara dihadiri kurang lebih 30 blogger. Nara sumber dalam acara ini adalah Kepala BNNK Sleman Ibu AKBP Siti Alfiah,  S.Psi. S.H, M.H. Informasi yang beliau sampaikan cukup membuat miris juga.

Ibu Siti Alfiah,  nara sumber diskusi
(doc. Pri) 
Dalam penjelasannya, beliau menyampaikan kondisi dimana Indonesia berada dalam situasi darurat narkoba.  Hal tersebut ditunjukkan dengan beberapa fakta,  seperti :
  1. Bisnis narkoba menghasilkan uang yang besar.  
  2. Narkoba mudah masuk melalui jalur laut dan sungai-sungai. 
  3. Masih rendah minat penyalahguna untuk sembuh. 
  4. Tingginya angka coba pakai dan teratur pakai. 
  5. Maraknya peredaran narkoba di lapas,  bahkan bandar dapat menjalankan bisnisnya dari dalam lapas. 
  6. Peredaran sudah sampai ke desa-desa,  bahkan anak SD menjadi target sasaran. 
  7. Modus operandi peredaran yang berubah-berubah.  

Hal di atas diperparah dengan tingginya prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia.  Dimana berdasar data dari BNN tahun 2015, mencapai angka 2,2% atau sekitar 4 juta Jiwa dari total penduduk Indonesia. Sehingga menarik minat para bandar narkoba dan menjadi sasaran peredaran gelap narkoba.  

Apa itu Narkoba dan Mengapa Berbahaya
Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat atau bahan berbahaya.  Termasuk di dalamnya psikotropika. 
Narkoba adalah bahan/zat yang dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan/psikologi (pikiran, perasaan dan perilaku) seseorang, serta dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologi.

Penggolongan narkotika
(doc. BNNK Sleman) 
Sedangkan pengertian narkotika menurut Undang-undang No. 22 tahun 1997 : adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilang rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan. 

Sebenarnya narkotika boleh digunakan sesuai dengan ketentuan,  diantaranya untuk pengobatan. Yang tidak diperbolehkan adalah penyalahgunaan narkotika.  

Yogyakarta, Rawan Peredaran Gelap Narkoba
Jogja sebagai kota pelajar menjadi daya tarik bagi bandar narkoba untuk menjadikannya sebagai target. Banyaknya anak muda yang tinggal di Jogja dengan segala problematikanya menjadi sasaran empuk bagi peredaran gelap narkoba. Oleh karena itu kita harus waspada.  Karena sesungguhnya ini tidak menjadi tugas BNN atau polisi saja,  tapi masyarakat juga turut berperan untuk mencegahnya.

Peta rawan narkoba di Jogja
(doc. BNNK Sleman) 
Berdasar data dari BNN,  di tahun 2008, prevalensi angka penyalahgunaan narkoba di Jogja menduduki peringkat kedua dengan angka 2.72%. Sedangkan di tahun 2017 mengalami perbaikan dan turun di peringkat 31 dengan angka prevalensi 1.19% dari jumlah total penduduk Jogja.  

Peran Masyarakat dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkoba
Meskipun telah ada badan yang secara khusus ditunjuk untuk mengatasinya, namun kita tidak bisa tinggal diam. Kita harus berperan mengatasi bahaya penyalahgunaan narkoba.  Diantaranya dengan mulai peduli dengan lingkungan di sekitar kita.

Peran masyarakat dalam menangkal
Penyalahgunaan Narkoba (doc. BNN) 
Bila ada hal-hal yang mencurigakan,  hendaknya kita segera melaporkan kepada yang berwenang.  

Karena disekitar kitapun banyak tanaman yang dapat memabukkan.  Seperti bunga kecubung,  putri malu dan lain-lain. Sedangkan yang baru saja hangat diberitakan adalah rebusan pembalut wanita.

Tanaman memabukkan (doc.BNNK Sleman) 
Memahami tanda-tanda penyalah guna narkotika juga penting kita ketahui. Sehingga kita bisa lebih waspada dan tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Tanda-tanda yang muncul pada pengguna narkoba
(doc. BNNK Sleman) 
Dengan keterlibatan masyarakat secara aktif,  Indonesia Bebas Narkoba bukanlah mimpi.  Yuk,  mulai ambil peran sesuai porsi...jangan biarkan narkoba merusak NKRI.

Salam... 


Jumat, 07 Desember 2018

Yang Harus Kita Jaga, Agar NKRI Tetap Jaya

Indonesia terdiri dari beraneka ragam suku dan bangsa, dan itulah yang membuat kita kaya.  Sebuah kekayaan yang harus dirawat dan dijaga, demi keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sumber foto : pixabay
Tidak bisa dipungkiri,  akhir-akhir ini banyak kejadian yang membuat kita mengelus dada. Berita hoax yang semakin marak,  toleransi yang sepertinya perlu ditanamkan lagi,  kebiasaan mencaci padahal kepada saudara sendiri, yang banyak membanjiri media sosial anak negeri. Belum lagi paham radikal yang berusaha disebarluaskan lewat media sosial yang bisa diakses siapa saja.

Memang tidak dapat dihindari,  kemajuan di bidang informasi seperti pedang bermata dua. Satu sisi memberikan kebaikan namun di sisi lain dapat mendatangkan keburukan. Sehingga kita harus bijak menyikapi. 

Diperlukan upaya-upaya untuk meminimalisir konten-konten negatif,  yang menganggap keberagaman yang kita miliki sebagai sesuatu yang masih perlu dipertentangkan lagi. Salah satu caranya adalah dengan membanjiri media sosial dengan konten-konten positif yang menarik dan layak untuk dibagi.

Paling tidak semangat tersebut juga yang melatarbelakangi diselenggarakannya acara "Ngobrol Bareng MPR RI bersame Netizen Jogja" yang diselenggarakan pada hari Selasa,  4 Desember 2018 lalu di Satoria Hotel. Dan beruntunglah saya menjadi salah satu dari 20 blogger yang hadir di acara itu.

Para peserta dan nara sumber
(doc. Tribunnews. Com) 
Pentingnya Merawat Jati Diri Bangsa
Dalam acara yang dihadiri Sesjen MPR RI Bapak Ma'ruf Cahyono, Kepala Biro Humas Setjen MPR Ibu Siti Fauziah, dan Kepala Bagian Pengolah Data dan Sistem Informasi (PDSI) Bapak Andrianto tersebut kami memperoleh informasi mengenai pentingnya menjaga jati diri bangsa Indonesia, agar kita tidak terombang-ambing dalam pergaulan bangsa-bangsa di dunia. Karena suatu bangsa hanya bisa menjadi besar kalau memahami nilai-nilai yg menjadi pegangan hidup bersama. 

Jatidiri bangsa Indonesia ada dalam nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Yang tertuang dalam sila-silanya.  Dimana pada dasarnya kita adalah bangsa yang religius,  humanis,  nasionalis,  bersatu, mengedepankan musyawarah mufakat,  dan adil. Pertanyaannya,  kalau hal itu sampai berkurang atau justru hilang,  kita harus introspeksi bersama,  ada masalah apa.
Para nara sumber menyampaikan paparannya
(doc. Pri) 
Menjawab persoalan tersebut,  dan untuk merawat keindonesiaan agar nilai-nilai dalam Pancasila dapat diinternalisasi ke dalam jiwa seluruh rakyat Indonesia, MPR memiliki tugas untuk mensosialisasikan sebuah pedoman yang dapat digunakan oleh seluruh anak bangsa dalam kehidupan bernegara.

Empat Pilar MPR Sebagai Pedoman Bangsa Indonesia
Kemajemukan memang rentan dengan perbedaan. Yang bila tidak disikapi dengan arif dapat memunculkan friksi dan gesekan. Itulah sebabnya bangsa Indonesia perlu acuan yang harus dipatuhi bersama, yakni 4 pilar MPR.

Keempat Pilar MPR tersebut adalah : 
  1. Pancasila, sebagai landasan idiologi dan pemersatu bangsa. 
  2. UUD RI 1945,  yang dalam pasal 1 secara eksplisit mewujudkan bentuk negara sebagaimana dicita-citakan Pancasila, yakni negara Indonesia adalah Negara Kesatuan Berbentuk Republik.  
  3. NKRI, yang merupakan bentuk negara yang disepakati bersama.
  4. Bhinneka Tunggal Ika,  sebagai semboyan yang kita gunakan bersama. 

Pemahaman yang baik akan empat pilar tersebut akan menjadi benteng dan pemersatu bangsa Indonesia ketika menjumpai perbedaan, termasuk perbedaan pilihan jelang pemilihan presiden di tahun 2019 nanti. Sehingga dengan demikian kita tidak mudah terpecah belah dan NKRI akan jaya sepanjang masa. 

Dimana aplikasi nyata dari 4 pilar tersebut akan mendorong kita untuk :

"Berhenti saling menyakiti, dan mulai saling menghargai"
"Stop marah-marah, dan mulai bersikap ramah"
"Berhenti mencari perbedaan, dan mulai bergandengan tangan"
"Berhenti silang pendapat, dan mulai mencari mufakat. 
"Berhenti malas, dan mulai bekerja keras"

Indah sekali bukan? 
Yuk.. Mari bersama kita terapkan mulai sekarang... Ya,  sekarang !!
Salam... 

Rabu, 05 Desember 2018

Empat Snack Favorit Ibu yang Saya Berharap Ada di Web Omiyago

Saat saya kecil dulu,  Ibu adalah orang di rumah yang paling sibuk bila hendak bertamu ke rumah saudara. Beliau selalu sibuk menyiapkan buah tangan yang akan dibawa untuk tuan rumah.  "Sebagai tanda cinta", kata Ibu setiap kali saya bertanya kenapa Ibu sibuk menyiapkan oleh-oleh.

Biasanya oleh-oleh yang dibawa Ibu berupa makanan kecil yang awet ketika dibawa ke mana-mana. Berhubung kami tinggal di Jogja,  oleh-oleh yang kami bawa adalah camilan khas yang banyak dan mudah dijumpai di jogja, seperti emping, pia, slondok, dan kue kering lainnya. Tidak jarang Ibu menanyakan ke saudara yang akan kami kunjungi mau dibawakan camilan apa. 

Memang kebiasaan membawakan buah tangan untuk saudara dapat menambah erat dan akrab ikatan persaudaraan. Rasa saling menyayangi dan memperhatikan sangat terasa. Kebiasaan memberi oleh-oleh tidak cuma Ibu lakukan kepada saudara saja. Kepada tetangga sekitar rumah ibu juga sering membawakan oleh-oleh kalau ibu habis bepergian ke luar kota. Dan akhirnya tetanggapun melakukan hal yang sama. Setiap pergi ke luar kota, mereka selalu membawakan kami buah tangan. Sehingga tidak jarang kami mendapat camilan khas dari kota lain.

Pernah Bu Tuti tetangga sebelah rumah kami pulang ke kampung halamannya di daerah Bogor karena orang tuanya sakit. Ketika beliau pulang dari Bogor kami memperoleh buah tangan berupa kacang bogor goreng.  Itu adalah kali pertama kami mencicipinya. Meskipun awalnya terasa asing di lidah, tapi lama-lama kami jadi suka. Apalagi ibu, beliau hobi sekali kacang bogor ini.  Sehingga setiap kali tante Tuti ke Bogor,  ibu selalu titip untuk dibelikan. Memang kacang bogor ini rasanya unik, gurih, dan empuk.  Kami sekeluarga menggemarinya karena rasa khasnya. 

Kacang bogor,  sumber : 990resepmasakan.blogspot.com
Oleh-oleh lainnya yang juga kami dapat dari tetangga yang ibu juga suka adalah keripik jamur kancing khas Wonosobo. Keripik jamur dari Wonosobo ini memiliki rasa yang berbeda.  Lebih renyah,  gurih,  dan nagih.

Keripik jamur kancing
sumber : arinamabruroh. Com
Selanjutnya yang tidak kalah enaknya adalah keripik paru khas klaten. Kalau ini ibu biasa pesan di teman sekantornya yang kebetulan orang tuanya punya usaha keripik paru.  Rasa keripik ini gurih sekali.  Cocok untuk camilan atau teman nasi. 

Keripik paru
Sumber : facebook oleh-oleh keripik paru khas klaten
Ada satu lagi camilan kesukaan ibu, namanya pothil.  Makanan ini khas daerah Magelang. Pertama mencicipi sewaktu kami bertandang ke rumah Bude di Muntilan. Di sana kami di suguhi hidangan berbentuk bulat lebar. Sepintas mirip camilan bernama slondok. Tetapi cita rasanya ternyata berbeda, meskipun sama-sama terbuat dari ketela. Dan mulai saat itu, setiap kali ke Muntilan, ibu selalu pesan pothil untuk dibawa pulang.

Pothil
sumber : juraganpothil.blogsot.com
Sekarang di era digital ini tentu memperoleh camilan khas kesukaan yang berasal dari lain kota atau bahkan lain propinsi bukan hal yang susah lagi. Tidak perlu merepotkan tetangga atau saudara untuk membelinya. Kita bisa melakukan pembelian secara online dari manapun kita berada.

Salah satunya melalui platform OMIYAGO yang mempunyai tagline "buah tangan on the go" yang siap memenuhi keinginan kita untuk mendapat camilan khas dari daerah di nusantara tanpa harus datang ke tempat asalnya. Karena OMIYAGO menawarkan layanan pesan antar oleh-oleh dari seluruh pelosok Indonesia secara online sebagai apresiasi budaya kuliner lokal Indonesia.

OMIYAGO sendiri berada di bawah PT Global Kuliner Ciptarasa, yang berdiri pada bulan Maret 2016 dan mulai beroperasi pada bulan  Agustus 2016. Omiyago diambil dari kata yang berasal dari bahasa Jepang "Omiyage" yang artinya buah tangan.

Oleh-oleh dari Omiyago (doc. Pri) 
Di OMIYAGO kemasan dari makanan juga dibuat unik dan trendy, sehingga cocok sebagai kado eksklusif dan kejutan manis untuk orang-orang tersayang. Lebih-lebih tidak lama lagi kita akan memperingati hari ibu. Memberi hadiah kepada ibu dengan camilan favoritnya pasti akan membuatnya bahagia dan terkesan.

Saya pribadi berharap keempat camilan kesukaan ibu di atas akan masuk ke dalam web OMIYAGO. Sehingga sewaktu-waktu saya ingin mendapatkannya, saya tinggal buka web OMIYAGO saja. Bukan untuk saya kirimkan kepada Ibu sebagai bingkisan atau hadiah, meskipun sebenarnya saya sangat menginginkannya. Karena meskipun saya tahu di mana beliau berada,  tapi tidak ada satupun ekspedisi yang mampu menuju ke sana. Sebab saat ini,  ibu sudah bersama Bapak di surga.

Namun camilan-camilan itu nanti akan saya kirim ke rumah saudara-saudara kandung saya yang saat ini tinggal di berbagai kota.  Agar kami semua dapat kembali mengenang memori tentang Ibu melalui kelezatan camilan-camilan yang menjadi favoritnya.

Kalau teman-teman bagaimana,  apa hadiah yang akan teman-teman berikan di hari ibu nanti?  Sharing yuk...

Senin, 03 Desember 2018

Review Produk : Azalea Inspired by Natur, Produk Perawatan Rambut untuk Wanita Berhijab

Bagi wanita, rambut adalah mahkota. Sehingga sejak jaman dahulu banyak cara dilakukan untuk merawat rambut dengan memanfaatkan unsur alam.  Seperti dengan mengolesi kulit kepala dengan daging lidah buaya yang dipercaya mampu menguatkan rambut, mengoleskan perasan air jeruk nipis untuk menghilangkan ketombe,  atau menggunakan daun urang-aring untuk menghitamkan rambut. Semua dilakukan demi memperoleh rambut sehat, hitam, dan indah

Tapi untuk saat sekarang, tentu kita tidak perlu berepot-repot lagi. Telah banyak produk perawatan rambut yang menggunakan unsur-unsur dari alam yang diolah dengan sentuhan teknologi sehingga menjadi produk yang mudah dan aman digunakan, disesuaikan dengan permasalahan.

Produk Azalea The Real Hijab Care (doc. Pri) 
Termasuk untuk yang berhijab seperti saya.  Saat ini telah hadir produk shampoo yang khusus diformulasikan untuk rambut berhijab yang aman,  alami, dan halal. Produk apakah itu? Yuk, Simak cerita saya...

Hijab Beauty Dating with Azalea X Blogger Jogja
Pada tanggal 25 November 2018 lalu, saya bersama-sama teman-teman Blogger Jogja menghadiri acara Blogger Gathering bersama Azalea Shampoo inspired by Natur. Acara yang bertajuk Hijab Beauty Dating with Azalea X Blogger jogja ini dihadiri oleh kurang lebih 50 orang, dan berlangsung di sebuah cafe yang cukup cozy bernama Kunena Cafe yang berlokasi di Jalan Kompol Bambang Suprato 4 Baciro,  Jogja.

Peserta hijab beauty dating with Azalea
Dalam acara ini, diadakan sharing session tentang permasalahan rambut berhijab yang dipandu oleh Mba Eby Asistant Brand Manajer dari Azalea inspired by Natur dan juga materi tentang Personal Branding untuk Blogger yang disampaikan Mbak Dian, salah seorang travel blogger Jogja.

Sharing session dengan Mba Eby (doc. Pri) 
Untuk materi tentang Personal Branding untuk Blogger akan saya ceritakan di tulisan saya berikutnya. Kali ini saya akan fokus bercerita tentang Azalea inspired by Natur The Real Hijab Hair Care. 

Bagi teman-teman yang belum tahu,  Azalea adalah produk perawatan rambut yang dikhususkan untuk wanita berhijab yang diproduksi oleh PT Gondowangi produsen dari Natur, sebuah produk yang terkemuka dan dikenal luas untuk mengatasi permasalahan rambut rontok.

Saya dan produk perawatan rambut Azalea
Sebagaimana diketahui, di Indonesia kesadaran muslimah untuk melaksanakan perintah agama dengan mengenakan busana muslim dan berhijab cukup tinggi. Dan ini merupakan sesuatu yang patut diapresiasi.

Namun tidak dapat dipungkiri,  rambut berhijab memunculkan masalah bagi kesehatan rambut. Berdasar riset yang dilakukan,  permasalahan yang sering muncul pada rambut berhijab adalah : rambut cepat lepek,  rontok, bau, dan gatal-gatal karena ketombe. Terlebih Iklim Indonesia yang panas (tropis)  menyebabkan mikroorganisme seperti ketombe mudah munculnya.

Sumber : Azalea
Itulah sebabnya PT Gondowangi mengeluarkan produk perawatan rambut yang khusus ditujukan untuk para wanita berhijab. Yakni Azalea Shampoo Hijab untuk rambut rontok (berwarna hijau), Azalea Hair and Body Mist, dan yang baru saja di release adalah Azalea Shampoo Hijab anti dandruff (berwarna biru).

Manfaat Azalea Shampoo Anti Dandruff
(sumber : Azalea)

Manfaat Azalea Hair & Body Mist
(sumber :Azalea) 
Dalam pemaparannya, Mbak Eby menjelaskan bahwa produk Azalea terbuat dari bahan-bahan alami dan halal, yang terinspirasi oleh bahan-bahan yang digunakan dalam thibbun nabawi (pengobatan yang mengikuti sunnah nabi). Bahan yang digunakan diantaranya adalah minyak zaitun,  ekstrak jeruk nipis, lidah buaya,  maupun ginseng,  yang sangat bermanfaat untuk kesehatan rambut.

Sumber : azalea
Sharing session ini berlangsung meriah, banyak peserta yang mengajukan pertanyaan seputar kesehatan rambut. Satu hal yang perlu digarisbawahi dalam sessi sharing ini adalah kebiasaan menggunakan hijab saat rambut masih basah harus dihindari. Karena bisa menjadi awal munculnya permasalahan rambut,  seperti rambut jadi bau,  lembab,  dan berketombe. Pemilihan produk shampoo untuk wanita berhijab juga harus dilakukan dengan teliti. Hendaknya dipilih produk yang mengandung formula yang ringan sehingga aman digunakan sesering mungkin. 

Selain pengetahuan tentang permasalahan rambut, dalam acara ini kami juga mendapat goodiebag berupa Azalea Hijab Shampoo Anti Dandruff dan Azalea Hair & Body Mist. Sehingga kami berkesempatan untuk mencoba produk ini di rumah.
Dan berikut review saya tentang produk ini..

Tentang Azalea Hijab Shampoo Anti Dandruff dan Azalea Hair and Body Mist
Seperti saya ceritakan,  produk shampoo yang saya dapatkan di acara blogger gathering bersama Azalea adalah Azalea Hijab Shampoo Anti Dandruff. Kemasan dari shampoo ini berwarna biru cerah dengan tulisan berwarna kuning, putih dan biru. Semakin menarik dengan adanya gambar wanita cantik memakai hijab berwarna hijau, sehingga sangat eye catching.

Dalam botol kemasan tertulis berbagai informasi tentang produk. Seperti kandungan dalam produk, klaim/manfaat,  cara pakai,  caution, komposisi,  informasi masa kedaluwarsa,  info tentang produsen,  logo halal MUI, netto produk (180 ml), dan lain-lain.  

Dengan kandungan zaitun oil, citrus extract, dan menthol produk ini diklaim mampu membantu mengurangi ketombe dan rasa gatal di kepala, kulit kepala terasa segar, rambut bersih dan bebas lepek, sehingga semakin nyaman berhijab sepanjang hari. 

Sedangkan untuk Azalea Hair Hijab & Body Mist memiliki kemasan luar berupa kardus berwarna hijau, dengan gambar wanita berhijab hijau muda. Warna Tulisan di kardus luar produk ini kombinasi kuning dan putih, yang memberi kesan sederhana namun elegan. 

Selain berfungsi sebagai pelindung,  kardus ini juga memuat informasi seputar produk.  Seperti nama produsen,  kandungan, fungsi,  cara pakai,  komposisi,  dan volume produk, logo halal MUI,  dan masa kedaluwarsanya. Sedangkan untuk botolnya berupa botol spray kecil berwarna coklat dengan tutup bening yang kuat sehingga isinya tidak mudah tumpah. Terdapat hiasan label kertas berwarna senada dengan kardus bagian luar dengan informasi yang sama. Isi dari produk ini 80 ml, sehingga karena mungil produk ini bisa dibawa ke mana-mana.

Produk Hair & Body Mist ini memiliki kandungan zaitun oil dan aloevera extract, yang diklaim mampu mengharumkan dan menyegarkan rambut sehingga membantu mengurangi bau lembab di area sekitar kepala. Selain itu juga dapat melindungi dan merawat tiap helai rambut sehingga rambut mudah diatur dan tetap segar. 

Selain untuk rambut,  mist ini juga dapat digunakan untuk wewangian hijab dan tubuh. Dan berdasar penjelasan Mbak Eby,  produk ini tidak meninggalkan noda di baju/kain.

Pengalaman Menggunakan Azalea Hijab Shampoo dan Azalea Hair Hijab & Body Mist
Sebelum memakai shampoo ini,  keluhan yang saya rasakan tentang rambut saya adalah mudah rontok dan gatal karena ketombe. Karena itu saya sering mencuci rambut saya,  dengan durasi 2 hari sekali.

Sampai saat ini saya sudah 4 kali menggunakan Azalea Hijab Shampoo untuk keramas. Pertama kali saya coba produk ini, saya kira warna cairan shampoonya biru seperti kemasannya. Tetapi saya ternyata salah,  cairan shampoo produk ini berwarna coklat, dengan aroma wangi yang lembut.

Shampoo Azalea anti dandruff dan isinya (doc.pri)

Sewaktu diaplikasikan di kepala, shampoo ini tidak terlalu banyak mengeluarkan busa. Kesan yang ditimbulkan setelah pemakaian adalah rasa kesat di kulit kepala,  rambut menjadi lebih kaku karena proses detoks pada rambut, dan rasa gatal di kepala jauh berkurang. Pada pemakaian yang ke-3 rasa kaku di rambut tidak lagi terasa bahkan rambut terasa lebih halus. 

Selesai berkeramas pada saat rambut masih setengah kering, saya menyemprotkan Azalea Hair and Body Mist ke rambut, Wangi dari produk ini lembut dan segar. Dengan aroma setipe dengan shampoonya. Dan saat saya mencoba menyemprotkan mist ke hijab, memang tidak terlihat meninggalkan noda.

Penggunaan Azalea hair & Body Mist (doc. Pri)  
Efek mist ke rambut sesuai klaim, menjadikan rambut menjadi lembut,  tidak kusut, dan mudah disisir. Selain itu rambut menjadi terasa lebih segar dan wangi.  

Secara keseluruhan kesan yang saya rasakan setelah menggunakan Azalea Hijab Shampoo anti dandruff dan Azalea Hair & Body Mist adalah rambut terasa bersih dan segar lebih lama, ketombe berkurang,  serta mudah ditata. Sehingga saya akan menggunakan kedua produk ini untuk merawat rambut berhijab saya.

Untuk Azalea Hair & Body Mist,  karena kemasannya mungil, biasanya saya bawa ke mana-mana. Dan menjadi solusi praktis mengembalikan kesegaran aroma tubuh dan rambut saat beraktifitas siang di luar rumah.  

Nah,  bagi teman-teman yang berhijab dan kebetulan memiliki masalah rambut,  entah itu rambut rontok,  berketombe,  lepek, berbau apek, atau masalah rambut lainnya,  cobain deh produk-produk Azalea ini. Atau kalau masih penasaran dan ingin tahu info detilnya bisa follow ig azalea di azaleabeautyhijab dan like Fanpage Azalea Beauty Hijab. 

Sebagai informasi,  produk Azalea The Real Hijab Care ini sangat mudah dicari di supermarket atau online shop. Dengan kisaran harga di pasaran untuk shampoo Rp.  15.000,- dan untuk hair and body mist Rp.  17.000,-. Cukup terjangkau bukan? Jadi yuk,  tunggu apalagi,  cobain produknya dan share pengalamanmu juga. Ditunggu ya... 

Salam...

Kamis, 29 November 2018

Review Garnier Light Complete Bright Up Tone Up Cream

Memiliki kulit putih dan cerah sepertinya menjadi dambaan sebagian besar wanita Indonesia. Buktinya produk-produk krim pencerah wajah banyak tersedia di pasaran.  

Salah satunya adalah Light Complete Bright Up Tone Up Cream, dari Garnier.  Sebuah produk tone up cream yang mengandung UVA/UVB, yang terinspirasi trend tone up dari Korea. 

Produk garnier yang saya coba (doc. Pri) 
Garnier Light Complete Bright Up Tone Up Cream merupakan krim pencerah pertama yang memiliki efek make up yang mencerahkan, yang diklaim mampu membuat kulit menjadi :
  • tampak cerah bercahaya
  • mengurangi kekusaman dan warna tidak merata
  • menyamarkan noda,  bekas jerawat,  dan lingkar hitam di vawah mata
  • menjadi halus dan mulus
  • matte dan tidak berminyak
  • terlindungi dari sinar UV

Benarkah demikian? Simak cerita saya ..

Beberapa waktu yang lalu saya mendapat email kalau terpilih sebagai salah satu reviewer produk garnier dari yukcobain  seneng dong pasti.  Apalagi ini pertama kali saya mencoba produk kecantikan dari Garnier.  

Sebenarnya kalau saya pribadi tidak terlalu terobsesi untuk menjadi putih.  Cukup kulit muka saya tidak tambah gosong karena terpapar sinar matahari itu saja. Sehingga sedapat mungkin saya selaku memakai pelembab yang mengandung tabir surya, untuk melindungi kulit dari bahaya sinar uv. Namun kalau akhirnya ada produk perawatan wajah yang dapat melindungi sekaligus mencerahkan, dengan kandungan bahan alami yang aman seperti produk Garnier ini,  tentu saja saya tidak keberatan untuk mencobanya.

Packaging dari Garnier
Paket Garnier yang saya terima memiliki packaging luar dari kardus dengan dominasi warna kuning dan putih yang merupakan ciri khas Garnier.  Bagian luar dari kardus dilapisi dengan plastik yang berfungsi sebagai pelindung. 

Pada bagian kardus tertulis berbagai informasi tentang produk, mencakup kegunaan,  komposisi,  cara pemakaian, nomor BPOM, isi dari kemasan produk (volume), dan tanggal expired produk.

Sedangkan kemasan produk sendiri berupa tube, dengan tutup ulir. Ketika dibuka, tercium aroma jeruk yang segar yang saya suka. Oh ya,  dalam kemasan juga dijelaskan bahwa produk ini memiliki kandungan vitamin C 10X lebih banyak dibanding vitamin C yang terkandung dalam Garnier light complete SPF 19. 

Vitamin C sendiri dipercaya bermanfaat untuk kesehatan kulit yang berfungsi sebagai anti aging dan mencerahkan.  Terdapat pula kandungan yogurt bifidus extract yang dipercaya mampu melembabkan,  mencerahkan,  dan menghilangkan lingkaran hitam di bawah mata.  

Dengan kandungan bahan-bahan yang dimiliki tersebut,  Garnier Complete Bright Up Tone Up Cream akan membuat kulit semakin cerah dan cantik dan memberi efek make up pada wajah.  

Pengalaman Memakai Garnier
Light Complete Bright Up Tone Up Cream
Produk ini tergolong mungil ya teman-teman,  volumenya hanya 15ml. Tekstur dari cream ini tidak terlalu encer dan tidak berminyak.  Berdasar klaimnya,  produk ini cocok untuk semua jenis kulit. Sesuai petunjuk, cara pemakaian krim adalah dengan mengaplikasikan secara merata pada wajah (termasuk area bawah mata) dan leher. Berdasar pengalaman saya, krim ini mudah diaplikasikan.

Doc. Pri
Dan setelah digunakan memang meninggalkan jejak putih tipis di kulit muka, seperti kita habis memakai bedak.  Karena kebetulan saya mau datang di sebuah acara yang semi formal, tadinya saya hendak menambahkan sedikit foundation dan bedak lagi.  Tapi kata pak suami,  tanpa tambahan foundy dan bedak pun riasan di wajah sudah bagus. Jadi akhirnya saya cuma menambahkan pemulas bibir saja. Dan inilah hasilnya...

Foto before-after (doc. Pri) 
Kelihatan natural kan? Dan itu yang bikin saya suka.  Riasan tidak tampak berat,  dan yang pasti praktis dan hemat waktu. 

Untuk saya yang memang tidak terlalu suka riasan yang berat dan ribet,  Garnier Light Complete Bright Up Tone Up Cream ini pas sekali.  Apalagi di dalamnya terkandung UV filter yang melindungi kulit dari bahaya sinar matahari. Sehingga kemungkinan besar saya akan repurchase produk ini. Pas dipakai untuk make up sehari-hari atau menghadiri acara yang santai.  Untuk acara yang lebih formal,  tinggal teman-teman menambahkan pemulas mata,  blush on atau yang lainnya. 

Jadi gimana,  teman-teman tertarik menggunakan produk ini? Atau malah sudah mencoba? Sharing yuk, bagaimana hasilnya, ditunggu ya...
Oh ya,  produk ini bisa dibeli di toko kosmetik atau supermarket ya teman-teman.  Dengan kisaran harga Rp. 25.000,- saja. 

Salam... 

Selasa, 27 November 2018

Paxel, Layanan Logistik Kekinian yang #antarkankebaikan

Salah satu hal yang membuat kita bahagia adalah saat kita menerima kiriman paket atau bingkisan. Nah,  sering terjadi dalam prosesnya kita dibuat deg-degan, karena paket yang tidak kunjung datang.  Para pemilik online seller pasti sangat paham.  Bagaimana tidak enaknya ditanya terus sama customer kapan pesanannya tiba. Pembelipun juga sama,  menjadi tidak tenang karena orderannya belum juga berada di tangan.  

foto : Doc. Pri
Sering yang terjadi barang sudah dikirim tanpa kita tahu estimasi waktu datang dan posisi barang ada di mana. Situasi ini sungguh tidak mengenakkan.  Belum lagi kalau paketan kita banyak dan kita butuh untuk diambil oleh pihak ekspedisi (pick up) namun jam pengambilan tidak bisa ditentukan.  Jadi perlu ada waktu yang khusus diluangkan untuk menunggu. 

Untungnya saat ini hal itu tidak perlu kita rasakan lagi. Kekhawatiran barang yang tidak segera datang bisa kita hindari. Cukup dengan memanfaatkan layanan logistik dari paxel.  

Paxel adalah layanan ekspedisi baru berbasis aplikasi. Cara penggunaannya pun gampang sekali,  cukup download aplikasi paxel dari smart phone, buat akun,  dan kita bisa langsung order kirim paket dari mana saja.  

Mungkin banyak dari teman-teman yang belum tahu apa itu paxel.  Karena layanan paxel memang masih baru.  Beruntungnya saya kemarin memperoleh undangan Blogger Gathering bersama paxel yang dilaksanakan hari Sabtu, tanggal 24 November 2018 pukul 14.00 - 18.00 di Ling-Lung Kopi.

Para peserta blogger gathering X paxel (doc. Paxel) 
Acara ini merupakan syukuran atas launching layanan paxel di Yogyakarta, setelah lebih dahulu hadir di Jabodetabek dan Bandung. 
Ingin tahu lebih jauh tentang paxel? 
Yuk.. Simak cerita saya.. 

Paxel Hadir karena Semangat Ingin Berbagi
Dalam acara blogger gathering bersama paxel kali ini,  nara sumber yang hadir sangat menginspirasi.  Pembicara pertama adalah Bapak Djohari Zein Founder dari GBMI (Global Basket Mulia Investama/ Holding Paxel) yang menyampaikan awal mula berdirinya Paxel. Beliau menekankan bahwa dalam menjalankan bisnisnya, Bapak Djohari selalu melibatkan unsur religius. Sehingga dalam mengambil kebijakan tidak pernah lepas dari pertimbangan agama. Selain itu setiap bisnis yang ditekuni harus bisa memberi manfaat bagi orang banyak. Hal inilah yang menjadi filosofi hadirnya paxel yang bertagline #antarkankebaikan.

Bapak Djohari (doc. Pri) 
Itulah sebabnya paxel tidak sekedar bisnis semata. Sehingga dalam pengelolaannya mengedepankan semangat berbagi. Diantaranya untuk setiap 25 paket yang dikirim melalui layanan paxel ada dana yang dialokasikan untuk 1 penderita kanker yang disalurkan melalui Rumah Harapan Indonesia yang didirikan oleh Ibu Valencia Mieke Randa, yang kebetulan juga hadir di acara ini. Selain itu jika kita mau mengirimkan paket donasi/bantuan ke suatu komunitas,  paxel juga memberikan fasilitas pengantaran gratis.  

Keunggulan Layanan Paxel
Pembicara selanjutnya adalah adalah Bapak Alexander Zulkarnain, Brand Happiness Hero dan ibu Intan selaku Chief Happiness Hero.  Dari keduanya saya semakin memahami keunggulan dari layanan paxel di banding ekspedisi lainnya. 

Brand story dari Paxel adalah bergerak, yang disimbolkan dengan dua panah yang berlawanan arah. Ini dimaksudkan agar paxel dapat bergerak ke mana saja untuk melayani masyarakat dengan lebih banyak dan lebih cepat (PAX = Package or People ; EL = Accelerate).

Bapak Alex (doc. Pri) 
Lebih jauh, Paxel hadir untuk memberikan pengalaman (experience) yang menyenangkan dalam proses pengiriman barang, dengan menghilangkan kekhawatiran tentang posisi barang dan kapan sampainya. Karena jaminan barang datang sameday atau maksimal 8 jam dari waktu pengiriman, dengan disertai perkiraan atau estimasi waktu kedatangan. Sehingga petugas pengantar barang yang merupakan ujung tombak layanan tidak disebut dengan istilah kurir,  tapi Happiness Hero. 

Ibu Intan (doc. Pri) 
Training yang diberikan kepada para hero adalah value dr paxel, ysng menekankan rasa syukur, saling menolong,  dan berbagi.  Sehingga ke customer para hero tidak sekedar mengantar barang tetapi juga penebar kebaikan dan kebahagiaan. 

Biaya kirim untuk paxel pun dibuat flat ke mana saja, yang didasarkan bukan pada berat barang namun pada ukuran paket (parcel sizes) dengan kategori sbb :
1. Small (20x11x7 cm)
2. Medium (27x21x12 cm)
3. Large (35x30x20 cm)
4. Custom

Adapun ongkos kirimnya adalah sbb :

Price list (doc. Paxel) 
Terdapat pula jaminan pengembalian biaya (refund)  bila terjadi keterlambatan delivery dan kompensasi hingga 10 juta bila terjadi kerusakan barang. 

Dengan layanan yang diberikan paxel diharapkan mampu menjawab berbagai keinginan dan kebutuhan konsumen serta mengubah cara pandang industri logistik yang ada saat ini. 

Pengalaman Memakai Ekspedisi Paxel
Sebelum mengikuti blogger gathering bersama paxel,  sesungguhnya saya sudah mencoba layanan dari paxel.  Kebetulan saat ini ada promo ketika kita men-download aplikasi paxel dan mendaftar sebagai pengguna, kita akan langsung mendapat saldo Rp.100.000,00. 

Saldo yang saya dapatkan kemudian saya gunakan untuk mengirim dokumen kepada adik saya yang berdomisili di daerah Condong Catur Sleman. 

Adapun alur order di paxel adalah sebagai berikut : 
1. Mula-mula create shipment.

Doc. Pri
2. Tentukan lokasi pick up (harus ditulis kode postnya) dan lokasi tujuan
3. Tentukan parcel size untuk menentukan ongkos kirim. 
Bila parcel size lebih besar dari size maksimal,  kita isikan custom.  Nanti dari pihak paxel yang akan menentukan biayanya.

Doc. Pri
4. Isi form identitas penerima,  dan tipe barang yang dikirim

5. Setelah itu klik continue, dan saldo kita akan terpotong, dan terdapat keterangan estimasi waktu kapan barang akan sampai ke alamat tujuan.

Doc. Pri
Karena saat itu saya order antara jam 14.00-16.00, maka estimasi barang akan diterima oleh adik saya antara pukul 20.00-22.00 WIB. Dan faktanya barang sampai ke tangan adik saya di condong catur pukul 21.05 WIB (masih masuk range estimasi).

Pemberitahuan estimasi waktu kedatangan paket ini perlu agar tidak terjadi waktu tunggu yang terlalu lama dan sia-sia, sehingga si penerima dapat melakukan aktifitas lainnya.

Tanda bukti barang sudah diterima berupa foto dari si penerima barang, yang dikirim ke akun paxel kita.  Sehingga lebih otentik dan membuat tenang,  tidak takut barang hilang atau nyasar.  

Secara pribadi saya sangat puas dengan layanan yang diberikan. Apalagi mas heronya juga ramah dan sopan.

Penampilan hero happiness paxel (sumber : paxel) 
Saya menyarankan kepada teman-teman yang punya usaha frozen food atau oleh-oleh makanan ringan yang harus diterima dalam waktu satu hari untuk memakai layanan ekspedisi ini. Yang perlu diingat,  jaminan 8 jam barang sampai akan diberikan asal order dilakukan sebelum jam 15.00 untuk pengantaran dalam kota,  dan pukul 13.00 untuk antar kota.

Doc. Pri
Sayangnya untuk saat ini paxel belum bisa mengcover semua wilayah yang ada di Jogja.  Mungkin nanti secara bertahap akan dilakukan perluasan jangkauan sehingga seluruh warga di DIY dapat memanfaatkan layanannya.  

Bagi saya paxel memberikan pengalaman baru yang menyenangkan dalam proses pengiriman dan pengantaran barang. Bagaimana dengan teman-teman? Mau mencoba layanan paxel juga? Bisa download di sini,  dan jangan lupa masukkan kode referral : saptinurul ya,  agar dapat bonus saldo Rp.  100.000,-  Salam... 😄

Senin, 26 November 2018

Lima Tempat Makan Favorit

Tema hari ke-7 di tantangan 30 hari menulis bersama Blogger Perempuan adalah tema kesayangan.  Apalagi kalau bukan soalnya makanan.  

Wajah saya kalau melihat makanan 😂 (doc. Pri)
Saya memang suka kulineran. Beberapa tempat yang saya datangi sengaja saya buat reviewnya. Siapa tahu ada yang mencari info tempat makan di seputaran kota Jogja dan tidak sengaja mampir ke blog saya... 

Dan berikut tempat kulineran yang menjadi favorit saya... 

Terletak di Jalan Kaliurang km 16 Sleman Yogyakarta. Tempat ini menyediakan menu khas pedesaan dengan sayur lodeh sebagai unggulan.  Ada berbagai sayur lodeh yang disajikan.  Lodeh tempe,    kacang panjang,  kluwih,  dan lain sebagainya.  Sedangkan aneka lauk yang tersedia mulai dari ikan asin,  tempe garit, telur dadar sampai ayam. Dengan camilan khas jadah dan pisang goreng.  

Menu di kopi klothok cocok untuk lidah saya.  Lodeh kluwih,  nasi panas,  telur dadar,  dan sambal...duh nikmatnya.  
Untuk camilan,  pisang gorengnya juga juara.  Terbuat dari pisang kepok kuning yang matang sempurna,  dibalut tepung tipis.  Perpaduan manis dan gurih yang pas. 

Kopi klothok memang hits,  orang berbondong-bondong datang dan rela antri untuk bisa mencicipi menu-menunya. Padahal tempatnya lumayan jauh dan agak tersembunyi.  Suasana khas pedesaan sekali.  Tapi mungkin itu yang jadi daya tariknya,  menu khas rumahan dalam suasana pedesaan. 

Omah kecebong merupakan tempat makan yang menggabungkan wisata kuliner dan edukasi.  Di sini kita bisa belajar budaya dan bercocok tanam secara hidroponik.  
Banyak view menarik bagi pengunjung untuk mengambil foto.  Terdapat area persawahan di sekitar omah kecebong yang cukup luas.  Bila beruntung kita bisa menyaksikan rombongan burung kuntul yang sedang mencari makan. 

Oseng lompong (doc. Ibu eni) 
Menu khas di omah kecebong adalah oseng lompong. Selain menu ndeso,  omah kecebong juga menyediakan menu nusantara lainnya.  Sehingga pelanggan punya banyak variasi pilihan menu yang disesuaikan dengan selera. 

3. Soto Bathok Mbah Katro
Terletak agak mblusuk di area dekat dengan Candi Sambisari.  Berupa tempat makan yang dibangun di areal bekas persawahan. Sebenarnya warung makan ini sangat sederhana. Yang menjadi pembeda dari warung soto lainnya adalah karena lokasinya di tempat terbuka dan harga murah yang ditawarkannya. 

Suasana di soto bathok (doc. Pri) 
Hanya dengan uang Rp.  5000,- kita bisa menikmati seporsi soto plus nasi yang disajikan dalam mangkok yang terbuat dari batok kelapa. Pilihan lauknya ada aneka rupa,  mulai dari tempe,  sate telur,  sate usus,  dan kerupuk. Cocok sebagai sarapan pagi untuk mengawali hari. Soto bathok memang buka dari pagi mulai pukul 07.00 WIB. Di sinipun kalau mau makan juga harus rela antri-antri.  Apalagi pas musim liburan. Banyak pengunjung luar kota yang datang untuk mencicipi soto bathok ini.  Ya,  itulah Jogja,  selalu rame jika liburan tiba. 

Sesuai namanya, tempatnya memang "ndelik" alias tersembunyi.  Meskipun masih terletak di tengah kota, tapi kita harus jeli agar dapat menemukan lokasi warung ini.  Terletak di jl Bausasran Jogja menu unggulan dari warung ini adalah ayam goreng kampung dan jerohan sapi.  Harga menu di Kebon Ndelik sangat terjangkau. Rasanya pun tidak mengecewakan.  Empuk dengan bumbu yang meresap sempurna.  Kalau teman-teman suka olahan ayam dan jerohan sapi,  silakan datang untuk mencicipi.  

Resto ini terletak di tempat yang strategis.  Dekat dengan tugu yang menjadi icon kota Jogja. Menempati bangunan bekas peninggalan kolonial Belanda, Honje resto menawarkan aura dan suasana makan yang berbeda. 

Sesuai namanya, menu di Honje resto menggunakan bunga honje atau kecombrang sebagai ciri khasnya.  Dan saya adalah orang yang sangat suka aneka masakan kecombrang. Itulah alasan saya menjadikan tempat ini sebagai salah satu resto favorit saya.  

Nah,  itulah 5 tempat makan yang menjadi favorit saya.  Jika sewaktu-waktu teman-teman ke Jogja,  silakan mampir ke tempat makan yang saya sebutkan di atas ya... Kalau mau pesen-pesen nasi box,  bisa ke teman saya, mbak Yatmi. 

Salam... 

Note :
*Tulisan ini disertakan dalam event :
#BPN30dayschallenge2018
#BloggerPerempuan
#Day7